PEMANFAATAN SENYAWA ANTIATEROGENIK JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS SPP.) DALAM PENCEGAHAN ATEROSKLEROSIS

Main Article Content

Neema Putri Prameswari

Abstract

Pendahuluan: Aterosklerosis merupakan kondisi yang disebabkan oleh proses inflamasi kronis yang menyebabkan pembentukan plak pembuluh darah. Terjadinya aterosklerosis diakibatkan oleh beberapa faktor seperti hiperkolestrolemia, stress oksidatif, dan hipertensi. Aterosklerosis yang terjadi pada pembuluh darah dapat menyebabkan Penyakit Jantung Koroner (PJK) yang juga mampu menyebabkan kematian. Jamur tiram putih (Pleurotus spp.), yang bisa dengan mudah ditemukan di Indonesia, dinilai memiliki kandungan bioaktif yang mampu mencegah aterosklerosis. Tujuan: untuk mengetahui potensi dan pemanfaatan jamur tiram putih (Pleurotus spp.) dalam pencegahan aterosklerosis melalui penurunan kadar profil lipid aterogenik. Metode: artikel dibuat dengan metode literature review, melibatkan 16 pustaka baik buku dan jurnal nasional atau internasional. Hasil: Jamur tiram putih (Pleurotus spp.) mengandung senyawa bioaktif bersifat antiaterogenik yaitu lovastatin. Senyawa lovastatin yang terkandung dalam jamur tiram putih terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol total trigliserida, dan low density lipoprotein (LDL).  Pembahasan: Kemampuan jamur tiram putih untuk mencegah terjadinya aterosklerosis disebabkan kandungan lovastatin yang dimilikinya. Mekanisme kerja lovastatin dalam mencegah aterosklerosis yaitu menurunkan profil lipid aterogenik dengan menghambat kerja enzim 3-hidroksi-3-metilglutaril koenzim A (HMG-KoA) reduktase sehingga mampu menghambat proses biosintesis kolesterol.  Simpulan: Jamur tiram putih (Pleurotus spp.) dapat menjadi alternatif yang mudah didapat, murah, dan mudah dalam mencegah terjadinya aterosklerosis. 

Article Details

How to Cite
Prameswari, N. (2020). PEMANFAATAN SENYAWA ANTIATEROGENIK JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS SPP.) DALAM PENCEGAHAN ATEROSKLEROSIS. JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 7(2), 60-66. https://doi.org/10.53366/jimki.v7i2.65
Section
Article Review